The Indonesian Air Force's Rapid Response Force (Kopasgat) paratroopers landed near Labis, Johor, Malaysia, on September 2, 1964, during the Indonesia-Malaysia Confrontation.
This military operation was part of Operation Dwikora, "crush Malaysia," launched by President Sukarno, with Air Marshal Omar Dhani as the commander. Kopasgat was transported via three C-130 Hercules aircraft from Jakarta. They faced Malaysian forces, assisted by British and New Zealand Gurka, coordinated by the 4th Malaysian Infantry Brigade.
Ayahku salah seorang anggota yg diterjunkan di Labis brketurunan Aceh , tertangkap dan di jatuhi hukum gantung sampai mati oleh Kerajaan Malaysia tetapi dibebaskan kerana katanya mereka ditipu, tak tau apa apa dan diturunkan di Labis Johor...
Darah pejuang 2024 @ATM Lt kol bakal bersara.Kini usianya 80 tahun , masih hidup. dan diberi kerakyatan Malaysia .Mencari teman seperjuangan jika hidup Pak Guntur. Semoga sejarah menjadi kebanggaan dan pengajaran catatan .

No comments:
Post a Comment
I do not aim to please anyone. This is my blog, there is no blog like this. I am not mainstream. Read my disclaimer before posting comments and threatening me. Not to worry, I will not quiver in my boots. If you are not happy, no problem, just take a hike!!